Jumat, 23 September 2016

Berbeda

22 sep 2016/kepulanganku dari jogja

     Aku terburu-buru mengejar kereta kepulanganku  ke jakarta, hampir aku terlambat seperkian menit, dan benar saja kereta berangkat sesuai jadwalnya. Hari itu tidak terlalu penuh, aku duduk sendiri hingga jakarta didepanku duduk seorang perempuan sebaya dan di sampingnya ibu muda.
    
     Aku tidak banyak tidur, terpaut pada buku yang aku beli di sopin kemarin (tempat belanja buku murah, klo dijakarta mirip kwitang), "Rindu" buku karya tereliye yang ternyata sudah pernah kubaca, tapi entah mengapa goresan tinta penulis itu tidak pernah membuat ku bosan meski telah berulang kali membacanya.

     Sepertinya kereta tiba terlambat, jadilah aku terjebak percakapan dengan perempuan sebaya denganku sedang ibu muda sudah turun dahulu di Cirebon. "Mbak dijemput?" Tanyaku padanya , dia menjawab "iya mbak, mbak dijemput?" "iya dijemput juga abis takut plg sendiri, sama siapa mbak dijemputnya?"  Sama Ayah katanya, selanjutnya percakapan beralih kemana-mana.

     Kereta memang tiba dijadwal pukul setengah 12, tapi setengah jam keterlambatan membuat ayahnya menelpon terus menerus, kereta masih saja bermasalah hingga 2jam setengah barulah tiba dijakarta. Apakah ayahku menelpon? Apakah ayahku menjemput?tentu tidak, bukan kah aku sudah cukup mandiri ? Ah sudahlah aku memang berbeda tidak seperti anak yang lain.

     Malam ini tidak sesedih itu, aku tetap dijemput dengan seseorang yang baik hati menunggu 2jam setengah di stasiun.
Makasih yaa, jangan begini hanya karena kasihan padaku ... jangan....

     Ya Allah limpahkanlah orang2 baik hati disekitarku yang menyanyagiku, perhatian padaku, menasehatiku, menyemangatiku, tuluskanlah hati mereka padaku, walaupun aku Berbeda.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda