Sabtu, 28 Desember 2013

TAK KENAL, MAKA KENALILAH!!!


Tak kenal maka, kenalilah!!!

Kenali dirimu, gali potensimu”. Kata-kata ini yang sering kali kita dengar  dari semboyan di artikel-artikel atau papan-papan di sekolah.  Saya masih bertanya-tanya tentang diri saya dan bidang apa yang saya keluti, saya masih mencari dan terus mencari.


Dalam 6 tahun pencarian saya sejak saya mengenal  apa itu potensi dan jatidiri, saya belum menemukannya, ataukah saya yang  tak pernah sadar atas keahlian saya, namun saya juga tidak mungkin menunngu seseorang menampar untuk menyadarkan.

Mungkinkah, karena ketidak seriusan dalam mendalami sesuatu masuk kedalam  penyebaab jauhnya kata “ahli” .bahasa guru saya untuk keadaan seperti ini adalah MELEK WALANG yang artinya didalam sesuatu tidak pernah memperhatikan, keluar kuping kiri masuk kuping kanan, didalam bahasa arab sering kali disebut AL-AMALU DUNAL ILMI yang artinya segala pekerjaan dikerjakan tanpa ilmu.

Contoh: jika seseorang menaiki motor, tapi tidak mengerti bagaimana cara mengisi besin, itu salah. Dan itu adalah saya, hemm saya yang hampir berkepala dua ini mungkin belum bisa berfikir dewasa, apakah kedewasaan dilihat dari bagaimana ia bertindak? I think no…dewasa dilihat dari berbagai macam segi mungkin itu salah satunya.

Terkadang ketika saya dihadapkan pada keaadan menegaangkan bersama teman-teman saya, seperti keadaan tegang ketika dihadapkan dengan Miss.L dosen paling killer, saya lebih baik menyanyi daripada terbawa suasana yang menegangkan atau segala cacian dan makian dari miss.L saya anggap bualan belaka toh mungkin wataknya seperti itu, sayangnya dalam keadaan seperti ini saya dibilang seperti anak kecil “Ta, ya ampun lo lagi srius sempet banget nyanyi” I just smile if someone tell me like that.

Cara berfiki kami yang berbeda, mungkin bagi saya ketegangan bisa dihilangkan, daripada kita terbawa dalam keadaan, dan setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menghilangkan rasa tegang itu, mungkin cara saya adalah dengan benyanyi (yg psti tdk smpai kdngaran) seperti ketika kita dihadapkan dengan kesedihan, bisakah kita menghilangkan dan tidak hanyut dalam kesedihan itu??? And the answer ofcourse we can if we want, karena perasaan diri, kita yang buat, kebahagiaan kita yang buat, and I believe it. This is my mind ^^.

Manusia memang tak pernah luput dari kata puas, begitu pula saya, mungkin ada banyak yang saya miliki dan diinginkan oleh orang lain tetapi saya tidak menyadarinya. Apapun kekurangan dan kelebihan yang entah apa tidak saya sadari. Dan saya selalu bersyukur.

Di dalam buku yang pernah saya baca mengatakan, entah saya lupa bagaimana pastinya “Jadilah ahli dalam satu bindang dan jangan hanya bisa dalam segala bidang tapi dalam kebisaan standar (atau tidak ahli)”, tetapi dalam pikiran saya bisa dalam segalanya dengan tingkatan standar itu sudah baik, but this is problem too in my mind, I know time will bring me unexpected live.

Dengan diri saya yang ceroboh,  teledor, cengengesan, tapi saya tahu bagaimana untuk sukses dan  rincian mimpi-mimpi saya pun juga telah tertulis di dinding kamar. Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk kebaikan dirinya, pemikiran yang berbeda, dan setiap perempuan memiliki inner beuty yang berbeda.


Dan begilah saya…..^^

FROM EAST JAKARTA.. 

Label:

1 Komentar:

Pada 17 Januari 2014 pukul 00.01 , Blogger Ahmad mengatakan...

mungkin bukan hanya lo doang, yg nggak tau potensi yg lo miliki. bgitu juga dengan gue.
dan klo ada yg blg klo kyak anak kcil, beda dgan pendapat gue. lo trlalu dewasa, dan seorang perempuan yg kuat. yg bisa menyembunyikan msalah d balik snyuman yg lo tnjukin ke org lain.
yah, memang trkadang, ssuatu yg tegang, lbih baik d bwa santai aja. ga ush trllu d msukin ke hati. scra ga lgsung, lo yg ngajarin hal itu k gue.
iya, gue ykin smua cwe psti pnya inner beuty. bgitu juga dgan lo

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda