TAK KENAL, MAKA KENALILAH!!!
Tak kenal maka, kenalilah!!!
“Kenali dirimu, gali potensimu”. Kata-kata ini yang sering kali kita
dengar dari semboyan di artikel-artikel
atau papan-papan di sekolah. Saya masih
bertanya-tanya tentang diri saya dan bidang apa yang saya keluti, saya masih
mencari dan terus mencari.
Dalam 6 tahun pencarian saya sejak saya mengenal apa itu potensi dan jatidiri, saya belum
menemukannya, ataukah saya yang tak
pernah sadar atas keahlian saya, namun saya juga tidak mungkin menunngu
seseorang menampar untuk menyadarkan.
Mungkinkah, karena ketidak seriusan dalam mendalami sesuatu masuk
kedalam penyebaab jauhnya kata “ahli”
.bahasa guru saya untuk keadaan seperti ini adalah MELEK WALANG yang artinya
didalam sesuatu tidak pernah memperhatikan, keluar kuping kiri masuk kuping
kanan, didalam bahasa arab sering kali disebut AL-AMALU DUNAL ILMI yang artinya
segala pekerjaan dikerjakan tanpa ilmu.
Contoh: jika seseorang menaiki motor, tapi tidak mengerti bagaimana
cara mengisi besin, itu salah. Dan itu adalah saya, hemm saya yang hampir
berkepala dua ini mungkin belum bisa berfikir dewasa, apakah kedewasaan dilihat
dari bagaimana ia bertindak? I think no…dewasa dilihat dari berbagai macam segi
mungkin itu salah satunya.
Terkadang ketika saya dihadapkan pada keaadan menegaangkan bersama
teman-teman saya, seperti keadaan tegang ketika dihadapkan dengan Miss.L dosen
paling killer, saya lebih baik menyanyi daripada terbawa suasana yang
menegangkan atau segala cacian dan makian dari miss.L saya anggap bualan belaka
toh mungkin wataknya seperti itu, sayangnya dalam keadaan seperti ini saya
dibilang seperti anak kecil “Ta, ya ampun lo lagi srius sempet banget nyanyi” I
just smile if someone tell me like that.
Cara berfiki kami yang
berbeda, mungkin bagi saya ketegangan bisa dihilangkan, daripada kita terbawa
dalam keadaan, dan setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menghilangkan
rasa tegang itu, mungkin cara saya adalah dengan benyanyi (yg psti tdk smpai
kdngaran) seperti ketika kita dihadapkan dengan kesedihan, bisakah kita
menghilangkan dan tidak hanyut dalam kesedihan itu??? And the answer ofcourse
we can if we want, karena perasaan diri, kita yang buat, kebahagiaan kita yang
buat, and I believe it. This is my mind ^^.
Manusia memang tak pernah luput dari kata puas, begitu pula saya,
mungkin ada banyak yang saya miliki dan diinginkan oleh orang lain tetapi saya
tidak menyadarinya. Apapun kekurangan dan kelebihan yang entah apa tidak saya
sadari. Dan saya selalu bersyukur.
Di dalam buku yang pernah saya baca mengatakan, entah saya lupa
bagaimana pastinya “Jadilah ahli dalam satu bindang dan jangan hanya bisa dalam
segala bidang tapi dalam kebisaan standar (atau tidak ahli)”, tetapi dalam
pikiran saya bisa dalam segalanya dengan tingkatan standar itu sudah baik, but
this is problem too in my mind, I know time will bring me unexpected live.
Dengan diri saya yang
ceroboh, teledor, cengengesan, tapi saya
tahu bagaimana untuk sukses dan rincian
mimpi-mimpi saya pun juga telah tertulis di dinding kamar. Setiap orang
memiliki cara yang berbeda untuk kebaikan dirinya, pemikiran yang berbeda, dan
setiap perempuan memiliki inner beuty yang berbeda.
Dan begilah saya…..^^
FROM EAST JAKARTA..
Label: aku

1 Komentar:
mungkin bukan hanya lo doang, yg nggak tau potensi yg lo miliki. bgitu juga dengan gue.
dan klo ada yg blg klo kyak anak kcil, beda dgan pendapat gue. lo trlalu dewasa, dan seorang perempuan yg kuat. yg bisa menyembunyikan msalah d balik snyuman yg lo tnjukin ke org lain.
yah, memang trkadang, ssuatu yg tegang, lbih baik d bwa santai aja. ga ush trllu d msukin ke hati. scra ga lgsung, lo yg ngajarin hal itu k gue.
iya, gue ykin smua cwe psti pnya inner beuty. bgitu juga dgan lo
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda