accounting
saya tidak pernah membayangkan meneruskan jalan hidup di kota kelahiran saya, sebuah univritas swsata d jakarta, ibukota yang peuh dengan hiruk pikuk manusia, polusi, banjir, dan macet dimana-mana. Salah satu Univrsitas terbaik adalah Gunadarma, jauh sebelum saya tau bahwa Gunadarma termasuk dari sasta terbaik mungkin karena alasan Universitas rdekat dari rumah saya, dengan jurusan yang ingin saya tempuh ter-Akreditasi A.
Akutansi adalah sesuatu yang tak pernah terlintas aka menjadi masa depan saya, tentang pilihan pekerjaan yag akan saya geluti, pelajaran yang jauh bertentangan dengan apa yang saya pelajari di pesantren dulu. Takut, sedih, bingung, puing, semua jadi satu dan semua itu adalah pilihan yang harus saya pertanggung jawabkan sebaik mungin, ataukah saya harus belajar ungkir balik demi menjalankan amanah sebagai anak yang baik.
namun cerita dari para senior tentang nilai-nilai mereka yang jauh luar biasa, membuat saya semangat dan jauh lebih tertantang, mereka bisa dan saya adalah penerus mereka, saya bertanya "bagaimana caranya??? " dan saya pula yang tahu jawabannya "usaha, berdoa, dan tawakkal'' . tiada satu orang bayi pun di dunia ini yang ketika lahir dapat berdiri semua butuh proses.
kembali lagi beberapa tahun silam, saat saya dan teman-teman bermimpi, tinggal dan belajar di negri orang, mugkin untuk sekarang belum, tapi saya percaya suatu saat, dan saya bisa!!! saya akan bersaing bersama mereka, entah itu untuk belajar, ataupun berbisnis.semua kembali kepada diri sendiri dimanapun kita berada, karena inti dari pembelajaran guna meraih keuksesan.
pernah saya dibawa pada satu harapan yang membuat mimpi saya terwujud, namun saya tahu bahwa mimi adalah kmauan semata, banyak persfektif yang harus dipertimbangkan dari mimpi itu sendiri, dan tanggung jawab yang harus didahulukan.
saya lihat bahwa keaadan sekarang takkan membawa saya kesana, tetapi Allah selalu memberikan yang terbaik, selalu ada jawaban dari sgala yang saya pertanyakan, dan saya juga tahu bahwa Allah tidak tidur, ia tahu apa yang dibutuhkan umatnya karena apa yang menjadi keinginan saya belum tentu saya butuhkan.
thanks to God Allah for all you gave to me ^.^
Akutansi adalah sesuatu yang tak pernah terlintas aka menjadi masa depan saya, tentang pilihan pekerjaan yag akan saya geluti, pelajaran yang jauh bertentangan dengan apa yang saya pelajari di pesantren dulu. Takut, sedih, bingung, puing, semua jadi satu dan semua itu adalah pilihan yang harus saya pertanggung jawabkan sebaik mungin, ataukah saya harus belajar ungkir balik demi menjalankan amanah sebagai anak yang baik.
namun cerita dari para senior tentang nilai-nilai mereka yang jauh luar biasa, membuat saya semangat dan jauh lebih tertantang, mereka bisa dan saya adalah penerus mereka, saya bertanya "bagaimana caranya??? " dan saya pula yang tahu jawabannya "usaha, berdoa, dan tawakkal'' . tiada satu orang bayi pun di dunia ini yang ketika lahir dapat berdiri semua butuh proses.
kembali lagi beberapa tahun silam, saat saya dan teman-teman bermimpi, tinggal dan belajar di negri orang, mugkin untuk sekarang belum, tapi saya percaya suatu saat, dan saya bisa!!! saya akan bersaing bersama mereka, entah itu untuk belajar, ataupun berbisnis.semua kembali kepada diri sendiri dimanapun kita berada, karena inti dari pembelajaran guna meraih keuksesan.
pernah saya dibawa pada satu harapan yang membuat mimpi saya terwujud, namun saya tahu bahwa mimi adalah kmauan semata, banyak persfektif yang harus dipertimbangkan dari mimpi itu sendiri, dan tanggung jawab yang harus didahulukan.
saya lihat bahwa keaadan sekarang takkan membawa saya kesana, tetapi Allah selalu memberikan yang terbaik, selalu ada jawaban dari sgala yang saya pertanyakan, dan saya juga tahu bahwa Allah tidak tidur, ia tahu apa yang dibutuhkan umatnya karena apa yang menjadi keinginan saya belum tentu saya butuhkan.
thanks to God Allah for all you gave to me ^.^
Label: cerita

2 Komentar:
semangat..!! the show must go on :)
Semua hal yg terjadi pasti ad alasannya. Jalanin aja dulu, psti mimpi lo bklan tercapai.
Yg bner 'thank god' bkan 'thanks god'. Krena tuha hanya satu
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda