Selasa, 13 Oktober 2015

M O V E D

Jam menunjukan pukul 21.00 wib, aku baru saja sampai dikamar kesayanganku yang sejak pagi tadi ku tinggal menuntut ilmu. Hari ini rasanya lelah sekali kurebahkan diri ini melayangkan pada bayangan tugas kuliah, organisasi, seminar dan beberapa jadwal yang bentrok, ku nyalakan playlist hp sekedar menenangkan kepala yg aku rasa ingin meledak sejak pelajaran riset operasional pagi tadi ditambah les bahasa cina setelah magrib.

Mata mulai sayu, terdengar sebuah lagu yg mengingatkan pada kenangan masa lalu, ttg betapa rentanya aku dahulu , senyum tersungging dibibir kananku, aku sudah berbeda sekarang, aku sudah berdiri kokoh, terimakasih renta yg membuat ku lemah, berkatmu saat ini aku menjadi lebih kuat. Makasih yaa.

Bawa Perasaan

Malam ini aku berada disebuah klinik kecil yang sering aku datangi, duduk dan menunggu giliran masuk ruang dokter. Tak lama kemudian seorang nenek dikursi roda tak berdaya diturunkan dr sebuah mobil.

Hmm aku jadi berfikir, mungkinkah aku akan menjadi anak yg sabar mengurus org tua jika memang beliau seperti itu nantinya? Akankah aku masih dpat berbakti jika ia menjadi anak kecil kembali? Siapkah aku mengelap ompolnya? Atau mennyuapinnya saat ia berantakan makan?

 Mngkin ini alasan Allah mengambil ayah &ibu terlalu cepat , jangan terlalu banyak suudzun sama produser terbaik dalam hidup, ala kulli hal alhamdulillah atas semua yang telah engkau berikan padaku.
Atas rasa kecewa karena cinta, atas merelakan hal yg paling aku sayang, atas mimpi2 yg tak sempat tercapai,
Sekali lagi alhamdulillah ala kulli hal ☺